Belakangan ini, sistem pengadilan di Amerika Serikat dihujani tuntutan hukum yang menyatakan bahwa perusahaan taruhan olahraga sengaja mendesain aplikasi mereka untuk memanfaatkan kelemahan pengguna dalam berjudi. Whitney Ray Di Bona, seorang pengacara dan advokat keselamatan konsumen di Drugwatch, menjelaskan bahwa proses hukum untuk membuktikan klaim ini dan menuntut pertanggungjawaban dari perusahaan-perusahaan tersebut bisa memakan waktu bertahun-tahun. Namun demikian, sekitar 80 tuntutan di tingkat negara bagian yang diajukan sebelum dan sesudah keputusan bersejarah di New Mexico melawan Meta, menawarkan peluang untuk kasus ini.
Tuntutan dan Prinsip Tanggung Jawab Produk
Keunikan kasus ini terletak pada pengajuannya yang didasarkan pada prinsip tanggung jawab produk. Aplikasi taruhan tersebut dianggap produk yang dirancang dengan fitur adiktif yang dapat menyebabkan tekanan emosional, kecemasan, depresi, dan bahkan kerugian finansial yang serius bagi pengguna. Fenomena serupa juga terlihat di negara lain, seperti kecanduan taruhan online di Brasil, di mana banyak warga memilih untuk mendaftar self-exclusion guna menghindari dampak negatif dari iklan taruhan yang masif.
Peran Drugwatch dalam Aksi Hukum Kelompok
Bekerja sama dengan Wilson Firm LLP, Drugwatch mengadvokasi agar tuntutan ini menjadi bagian dari kampanye aksi hukum kelompok. Meskipun gugatan terhadap operator perjudian bukanlah hal baru, tuntutan individu dengan fokus pada tanggung jawab produk memperlihatkan pendekatan yang berbeda dan unik di tingkat nasional.
Dampak Keputusan di New Mexico
Kemenangan hukum di New Mexico yang mempertanggungjawabkan Meta atas klaim menyesatkan tentang keamanan platformnya memberikan acuan atau setidaknya jalan untuk litigasi lebih lanjut dalam tren gugatan massal ini.
Contoh Kasus Penting di Amerika Serikat
Berbagai kasus yang mengemuka di AS yang menuduh para operator taruhan mendesain aplikasi untuk merangsang kecanduan meliputi:
- Sage & Thompson v. FanDuel, DraftKings, NFL, Genius Sports (Pengadilan Negara Bagian Pennsylvania): Diajukan pada tahun 2026 oleh Christopher Sage dan Terry Thompson dengan bantuan PHAI, menolak bahwa DraftKings dan FanDuel menawarkan produk dengan fitur adiktif, termasuk taruhan mikro dalam permainan.
- Daniel Arroyo vs. DraftKings, FanDuel (Pengadilan Tinggi Massachusetts): Pasca keputusan terhadap Meta, Arroyo menuntut kerugian finansial dan kecanduan judi yang dikaitkan dengan penggunaan data aplikasi oleh FanDuel dan DraftKings.
Masa Depan Aksi Hukum di Industri Taruhan Olahraga
Dengan semakin banyaknya lembaga kesehatan publik yang terlibat, termasuk Public Health Advocacy Institute yang sebelumnya fokus pada litigasi tembakau, diharapkan tuntutan ini dapat menekan lebih jauh industri taruhan olahraga untuk bertanggung jawab atas produk yang mereka ciptakan. Sebagai penutup, meski jalan menuju penyelesaian hukum masih panjang, tuntutan ini mencerminkan strategi baru dalam menangani kecanduan taruhan olahraga di era digital. Ini adalah momen yang dapat mengubah cara pengawasan dan pertanggungjawaban industri perjudian.